Your Ad Here

Pendiam Yang Jago Bola

Sosoknya memang terbilang pendiam. Tetapi ketika mendapatkan bola, maka ia membuat ribut sektor sayap.

3 Taekwondo Solo ke Korea

SOLO - Tiga taekwondoin Solo bakal bertolak ke Korea, Jumat (8/6).

Dragracer Bike

SEMARANG - Kota Semarang akan kembali menjadi tempat persinggahan pembalap-pembalap nasional.

Arema Abaikan NLB PSSI

MALANG - Nota Larangan Bermain (NLB) yang dijatuhkan PSSI kepada dua pemain Arema Indonesia yakni Hermawan dan Eka Hera tidak dihiraukan manajemen tim berjuluk Singo Edan itu.

Ukraina Tumbang

INGOLSTAND - Hasil berbeda ditorehkan dua kontestan Euro 2012, Ukraina dan Swedia dalam uji coba terakhir jelang turnamen.

Showing posts with label Raket. Show all posts
Showing posts with label Raket. Show all posts

Saturday, June 16, 2012

Simon Santoso Lolos Final Djarum Indonesia Open 2012

Simon Santoso Lolos Final Djarum Indonesia Open 2012
JAKARTA - Tunggal putra Simon Santoso menjadi satu-satunya wakil Indonesia pertama yang lolos ke babak final Djarum Indonesia Open 2012. Simon berhasil merebut tiket ke partai puncak berkat kemenangan atas tunggal putra India, Parupalli Kasyhap, di semifinal yang berlangsung pada Sabtu (16/6/2012) di Istora Senayan, Jakarta.

Kasyhap, yang telah menyingkirkan Chen Long di babak perdelapan final, memberi ancaman berarti bagi Simon di sepanjang game pertama. Ia beberapa kali berhasil memangkas ketertinggalan. Namun, ketika skor menginjak angka 15, Kasyhap tertahan, sedangkan Simon terus melaju hingga menyudahi gim tersebut dengan keunggulan 21-15.

Simon semakin tak terbendung di game kedua. Meski sempat tertinggal 1-5 di awal-awal pertandingan, peraih medali emas SEA Games 2009 dan 2011 itu mampu membalikkan keadaan menjadi 13-10 sebelum akhirnya menyudahi laga dengan kedudukan 21-12.

Di partai final yang akan berlangsung Minggu (17/6/2012) di Istora Senayan, Jakarta, Simon akan berahdapan dengan pemenang antara Du Pengyu dan Hu Yun. Sebelumnya Pengyu telah sukses menyingkirkan tunggal putra Indonesia, Sony Dwi Kuncoro.

Sumber : TRIBUNNEWS.COM

Ahmad Tontowi/Lilyana Natsir juga Tembus ke Final

Ahmad Tontowi/Lilyana Natsir juga Tembus ke Final
JAKARTA - Ganda campuran Indonesia Ahmad Tontowi/Lilyana Natsir berhasil tembus ke babak final Djarum Indonesia Open 2012. Tontowi/Lilyana berhasil mengandaskan perlawanan pasangan campuran China Xu Chen/Ma Jin melalui rubber set dengan skor 2-1 (21-16, 15-21, 21-16).

Bola menyilang dari Ma Jin saat skor 16-20 mengenai net dan kemudian bergulir ke luar lapangan. Itulah perlawanan terakhir dari pasangan China yang membuat set terakhir dimenangkan Indonesia 21-16.

Perebutan tiket ke final pada laga yang digelar di Istora Senayan, Sabtu (16/6/2012) berlangsung sengit. Tontowi/Lilyana pada babak pertama menang 21-16. Meski demikian, pasangan China yang berada di unggulan kedua ini berhasil menyamakan kedudukan 1-1 setelah merebut game kedua 15-21.

Meski Tontowi/Lilyana menjadi unggulan ketiga pada turnamen ini, tetap ngotot untuk merebut kemenangan. Awal game ketiga, Tontowi/Lilyana tertingal 1-5. Namun secara perlahan, Tontowi/Lilyana berhasil mengejar ketinggalan poin. Poin 14 menjadi titik poin kebangkitan Indonesia. Setelah berhasil melewati pasangan Xu Chen/Ma Jin 15-14, Indonesia semakin melejit. Tontowi melejit hingga skor 20-16. Dan selanjutnya menang dengan skor 21-16.

Ganda campuran Indonesia ini di final akan bertemu dengan pasangan Thailand yang telah menunggu di final, yakni Sudket Prapakamol/Saralee Thoungtongkam.

Sebelumnya, Indonesia berhasil meloloskan tunggal putra Simon Santoso ke babak final. Simon menundukkan tunggal putra India, Parupalli Kasyhap dengan skor 21-15 dan 21-12.

Sedangkan ganda putra Indonesia Markis Kido/Hendra Setiawan kandas di tangan pasangan Korea Selatan Lee Yong Dae/Jung Jae Sung dengan skor 1-2. (21-14, 17-21 dan 15-21).

Sumber : TRIBUNNEWS.COM

Markis Kido/Hendra Setiawan Gagal ke Final

Markis Kido/Hendra Setiawan Gagal ke Final
JAKARTA - Indonesia gagal menempatkan ganda putranya ke babak final Djarum Indonesia Open 2012. Satu-satunya pasangan Indonesia yang lolos ke semifinal yakin Markis Kido/Hendra Setiawan ditekuk pasangan Korea Lee Yong Dae/Jung Jae Sung dengan skor 1-2. (21-14, 17-21 dan 15-21).

Smes dari bola tinggi yang disambar Lee Yong Dae mengakhir perjuangan Markis Kido dan Hendra Setiawan pada laga yang digelar di Istora Senayan, Sabtu (16/6/2012) petang.

Markis Kido/Hendra Setiawan pada game pertama berhasil merebut kemenganan dengan skor 21-14. Sayang, pada game kedua, Kido/Hendra tak mampu mempertahankan kemenganannya. Lee Yong Dae/Jung Jae Sung berhasil menyamakan kedudukan 1-1 dengan skor 17-21.

Game ketiga terjadi pertarungan sengit. Kedua pasangan saling kejar poin hingga poin 14-14. Sayang, Kido/Hendra semakin tidak stabil permainannya. Jun Jae Sung/Lee Yong Dee semakin percaya diri hingga bisa merebut poin 20-15. Satu poin terakhir akhirnya langsung dituntaskan Lee Yong Dae menutup perjuangan Markis Kido/Hendra.

Sebelumnya, Indonesia berhasil meloloskan tunggal putra Simon Santoso ke babak final. Simon menundukkan tunggal putra India, Parupalli Kasyhap dengan skor 21-15 dan 21-12.

Sumber : TRIBUNNEWS.COM

Thursday, June 14, 2012

Sama-sama Lolos, Tontowi/Liliyana & Markis/Pia Jumpa di Perempatfinal

Sama-sama Lolos, Tontowi/Liliyana & Markis/Pia Jumpa di Perempatfinal
Jakarta - Dua ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadeth, berhasil menjejak perempatfinal Djarum Indonesia Open Super Series 2012. Sialnya, kini mereka harus saling berhadapan.

Di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (14/6/2012) malam WIB, Tontowi/Liliyana yang unggulan tiga berhasil mengatasi pasangan Thailand Maneepong Jongjit/Savitree Amitrapai dengan 22-20 dan 21-17, dalam waktu 36 menit.

"Awalnya lambat, walaupun sempat unggul kami bermain tenang. Untung kami bisa tahan poin," ujar Liliyana usai pertandingan.

Usai kemenangan tersebut, Tontowi/Liliyana kini akan berhadapan dengan Kido/Pia yang meraih tiket perempatfinal usai terlibat duel 'Merah Putih' kontra Fadilah Irfan/Anggraini Weni. Kido/Pia menang 21-11 dan 21-19

"Lawan teman sendiri pasti lebih ketat. Lebih ketat karena sama-sama lebih tahu masing-masing. Yang penting kami konsen saja," kata Tontowi.

Mengingat bahwa di nomor ganda campuran Indonesia tinggal menyisakan Tontowi/Liliyana dan Kido/Pia maka dipastikan hanya akan ada sepasang saja yang bisa menembus semifinal.

Duel 'Merah Putih' lain akan tersaji di nomor ganda putra seiring keberhasilan Rendra Wijaya/Rian Sukmawan mengalahkan pasangan unggulan empat asal Korea, Sung Hyun Ko/Yeon Seon Yoo, dengan 22-20 dan 21-18.

Di perempatfinal, Rendra/Rian akan berhadapan dengan Kido/Hendra yang sudah lolos sebelumnya. Seperti di nomor ganda campuran, di nomor ganda putra ini Indonesia juga tinggal menyisakan Rendra/Rian dan Kido/Hendra.

Sementara di ganda putri, ada duel 'Merah Putih' lain yang terjadi ketika Meiliana Jauhari/Greysia Polii berhadapan dengan Imawan Gebby Ristiyani/Nuraidah Tiara Rosalia.

Dalam waktu 45 menit, Meiliana/Greysia berhasil meraih kemenangan 21-15, 15-21, dan 21-12. Dengan hasil tersebut maka Meilina/Greysia maju ke perempatfinal sekaligus menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di ganda putri.

Sumber : detik.com

Tontowi/Liliyana & Hayom Lolos, Tommy Tersingkir

Tontowi/Liliyana & Hayom Lolos, Tommy Tersingkir
Jakarta - Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Dionysius Hayom Rumbaka berhasil maju ke babak kedua. Sayangnya sukses itu tidak diikuti oleh Tommy Sugiarto yang langsung tersingkir.

Melakoni laga babak pertama di Istora Senayan, Rabu (13/6/2012), Tontowi/Liliyana menundukkan wakil Jepang Hirata Noriyasu/Maeda Miyudi dua game langsung dengan skor akhir 21-13, 21-18.

Sementara itu Hayom secara mengejutkan mampu mengalahkan unggulan empat Sho Sasaki. Ia membutuhkan waktu lebih dari sejam untuk memenangi pertandingan 11-21, 21-17, 24-22.

Wakil "Merah Putih" di nomor tunggal putra bertambah dengan lolosnya Alamsyah Yunus dengan menumbangkan pebulutangkis Hongkong, Hu Yun 21-17, 23-21.

Nasib kurang beruntung dialami Tommy karena harus angkat koper di awal turnamen. Ia dikalahkan Nguyen Tien Mienh dalam duel tiga game 21-13,18-21, 20-22.

Ganda campuran Muhammad Rijal/Debby Susanto juga tersingkir lebih dini bersama ganda putri Vita Marisa/Nadya Melati dan tunggal putri Maria Febe Kusumastuti.

Sumber : detik.com

Tunggal Putri Indonesia Habis

Jakarta - Baru menjejak babak kedua Djarum Indonesia Open Super Series 2012, pemain Indonesia di nomor tunggal putri sudah habis. Aprilla Yuswandari yang menjadi harapan terakhir tumbang di tangan Saina Nehwal.

Bertanding di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (14/6/2012), Aprilla tunduk setelah bertarung tiga set. Mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah kehilangan set pertama, dia akhirnya menyerah dengan 17-21, 21-14 dan 13-21.

Terkait kekalahan yang dideritanya, Aprilla mengaku kalau dirinya tak mampu mengimbangi sang lawan.

"Set ketiga dia (Seina) ubah gaya pemain. Saya merasa tidak enak. Susah kontrol. Saat baru pindah tempat, tapi sudah jauh. Saya susah mengejar. Harusnya saya bisa lebih cepat lagi. Tapi sudah terlalu jauh," ujar Aprilla.

Kegagalan tersebut melengkapi kegagalan Indonesia di nomor tunggal putri. Sebelumnya, Adrianti Firdasari mengalami cedera saat memainkan laga putaran pertama melawan unggulan utama asal Cina, Wang Yihan, di Istora, Senayan kemarin. Firda mundur saat kedudukan 7-7 di set pertama.

Pun begitu dengan Maria Febe Kusumastuti kalah dari pemain India Shindu P.V pada pertandingan kemarin dengan skor 21-13, 18-21 dan 19-21. Selain mereka, Lindaweni Fanteri dan Belaetrix Manuputi sudah terdepak di babak kualifikasi.

Sumber : detik.com

Hayom Maju ke Perempatfinal

Hayom Maju ke Perempatfinal
Jakarta -
Satu pemain tunggal putra Indonesia dipastikan lolos ke babak perempatfinal Djarum Indonesia Open Super Series 2012. Dionysius Hayom Rumbaka berhasil mengalahkan lawannya hari ini.

Menghadapi pemain India Ajay Jayaram di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (14/6/2012), Hayom hanya perlu waktu 35 menit untuk memenangi pertandingan. Ia unggul dua set langsung 21-15 21-14.

"Saya sudah pernah bertemu dia di All England. Saya yakin menang apalagi main di sini sebagai tuan rumah. Jadi saya optimis menang,” ujar Hayom usai pertandingan.

Soal kemungkinan akan berhadapan dengan Simon Santoso di babak perempatfinal, Hayom mengaku siap. Meski bermain dengan rekan sendiri, ia bertekad menunjukan penampilan yang maksimal.

"Walaupun sesama Indonesia tapi saya juga membawa nama sendiri jadi optimis menang," katanya.

Sampai berita ini diturunkan, dari 24 wakil tuan rumah yang akan bertanding, termasuk empat partai sesama Indonesia, sudah empat yang menyelesaikan pertandingannya. Selain Hayom, yang juga menang adalah ganda Wijaya Renda/Rian Sukmawan, yang secara mengejutkan berhasil menaklukkan unggulan keempat asal Korea Selatan, Ko Sung Hyun/Yoo Yeon Seong, dengan 22-20 21-18.

Dua lainnya menelan kekalahan dan tersingkir. Ganda campuran Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irawati menyerah dari unggulan keempat dari Denmark, Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen, dengan skor 8-21 11-21.

Yang juga kalah dan masuk kotak adalah ganda putri Melvira Oklamona/Rosmini Khaeriah. Mereka takluk 15-21 15-21 dari pasangan Jepang unggulan kedelapan, Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna.

Dari empat pertandingan yang akan mempertemukan sesama wakil Indonesia, satu di antaranya adalah di nomor tunggal putra: Taufik Hidayat versus Sony Dwi Kuncoro. Sony, yang minggu lalu juara di Thailand setelah mengalahkan antara lain lain Lin Dan di semifnal, di babak pertama menundukkan Peter Gade.

Sumber : detik.com

'Ayo, Dukung Pemain Favoritmu di Istora'

'Ayo, Dukung Pemain Favoritmu di Istora'
Jakarta - Panitia Djarum Indonesia Open Super Series 2012 memberi wadah bagi fans untuk berekspresi dan memberi dukungan langsung pada pemain-pemain idolanya di Istora Senayan, Jakarta.

Wadah tersebut berupa papan besar berukuran 8 x 3 meter yang diletakkan di halaman Istora. Di situ, siapapun suporter boleh menuliskan pesan-pesannya.

"Saya dukung Simon Santoso. Makanya saya tanda tangan di sini dan membuat kata-kata semangat untuk dia," ujar Shidqialia, remaja asal Bekasi yang baru lulus SMA, Kamis (14/6/2012).

Tak kalah dengan Shidqialia, seorang gadis kecil bernama Sabina. Ia turut menuliskan sebuah ekspresi di papan tersebut, saat menonton pertandingan hari ini bersama orangtuanya.

"Sabina suka Taufik Hidayat, sengaja ajak Ayah buat nonton. Ini habis tandatangan dulu," ujar perempuan cilik berumur 10 tahun itu.

Sumber : detik.com

Sony Kalahkan Taufik

Jakarta - Sony Dwi Kuncoro terus menunjukkan penampilan terbaiknya. Di babak kedua Djarum Indonesia Open Super Series 2012, dia berhasil mengalahkan Taufik Hidayat.

Pada pertandingan mereka di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (14/6/2012). Sony menang dua set langsung 21-14 21-18 dan lolos ke perempatfinal.

"Permainan hari ini dan kemarin tentunya berbeda. Saya tidak puas sampai di sini saja. Kalau ada yang bilang saya sudah di puncak, tidak. Saya masih ditunggu pemain lain," ujar Sony usai pertandingan.

Di babak delapan besar Sony akan bertarung dengan pemain asal China, Du Pengyu. Ia tetap optimistis akan bisa mengatasi calon lawannya itu.

"Target saya bermain terbaik. Sudah berbuat maksimal. Sudah dikeluarkan kemampuan saya. Saya Percaya diri pasti. Ini kesempatan, tidak boleh ditawar lagi saya harus menang," sambung dia.

Sementara itu, Taufik mengaku tidak terlalu kecewa atas kekalahan tersebut. Ia malah memberi dukungan khusus kepada Sony.

"Kalah dengan teman sendiri tidak masalah ya. Ia bermain sangat bagus. Saya suka tipe permaina dia. Mudah-mudahan dia terus melangkah maju," ungkap Taufik.

Sumber : detik.com

Simon dan Markis/Hendra Melangkah ke Perempatfinal

Jakarta - Simon Santoso harus berjuang tiga set sebelum akhirnya memetik kemenangan dan memesan tiket ke perempatfinal. Juga lolos ke delapan besar adalah pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan.

Bermain di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (14/6/2012) malam WIB Simon sempat dibuat kesulitan oleh Wing Ki Wong. Kalah di set pertama, unggulan tujuh itu akhirnya keluar sebagai pemenang dengan keunggulan 15-21, 21-16 dan 21-19.

"Di awal-awal set pertama saya memang bermain agak hati-hati. Cuma kadang-kadang jadi bumerang buat saja. Set kedua mulai tempat lebih enak, bisa mengontrol. Set ketiga saya lebih hati-hati poin pertengahan, tapi saya lebih enak mainnya dan tetap agresif. Puji Tuhan sisa nyusul dan bisa menang," ujar Simon pada wartawan usai pertandingan.

Di babak delapan besar, Simon akan berhadapan dengan wakil Indonesia lainnya yakni Hayom Rumbaka, yang di pertandingan lain menang 21-15 dan 21-14 atas Ajay Jayaram. Terkait pertemuan dengan sesama wakil Indonesia, Simon tidak mempermasalahkan siapa yang nantinya akan menang. Terpenting buatnya adalah Indonesia jadi juara.

"Untuk besok saya atau Hayom yang menang tidak masalah. Siapapun yang penting bisa menjadi wakil Indonesia masuk final dan jadi juara."

Sementara itu di nomor ganda putra, pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan berhasil melaju ke perempatfinal setelah menuntaskan perlawanan rekan senegaranya Yohanes Rendy Sugiarto/Alfiat Yuris 21-19 dan 21-11.

Menunggu Markis/Hendra di babak delapan besar adalah pasangan Indonesia lainnya yakni Wijaya Rendra/Rian Sukmawan.

Sumber : detik.com

Tuesday, June 12, 2012

Ana Rovita ke Babak Utama

Ana Rovita ke Babak Utama
JAKARTA - Pebulutangkis asal PB Djarum, Ana Rovita secara mengejutkan menghentikan langkah Lindaweni Fanetri pada babak final kualifikasi dan memastikan diri melangkah ke babak utama turnamen Indonesia Open Superseries Premier 2012 yang berlangsung besok (13/6) di Istora Senayan, Jakarta.

Sebelumnya Ana tak bisa mengikuti Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2012 setelah ia harus masuk ke daftar tunggu peserta. Tetapi mundurnya salah satu atlet asal Perancis, Pi Hongyan di babak utama membuatnya berkesempatan untuk masuk ke daftar peserta babak kualifikasi menggantikan Firdasari Adriyanti yang menggantikan posisi Pi Hongyan di babak utama.

Di babak pertama kualifikasi, Ana menantang pemain Pelatnas yang merupakan juniornya di klub, Yeni Asmarani dalam pertarungan tiga game 13-21, 21-17, 21-15. Sempat kalah di game pertama. Mencoba bangkit di dua gim berikutnya hingga akhirnya memenangkan babak final kualifikasi.
Ketika menghadapi Linda, pertandingan berlangsung dramatis. Di mana Ana yang kalah di gim pertama dengan kedudukan 17-21. Perlahan tapi pasti, Ana berhasil mendominasi jalan pertandingan di game kedua, 21-19.

Di game pamungkas, penghuni rangking 269 dunia itu mampu memimpin dengan 13-10. Tetapi Linda yang kini berada di rangking 60 dunia tak tinggal diam, ia berhasil menyamakan kedudukan di angka 16.

“Di game ketiga sudah sama-sama capek, saya berusaha untuk bisa terus berfikir dan berkonsentrasi, dan saya juga melihat lawan sudah capek, jadi saya berusaha untuk lebih semangat,” ujar Ana usai pertandingan.

Sementara Fung Permadi sang pelatih mengungkapkan bahwa salah satu faktor penentu kemenangan Ana adalah Ana bisa memaksimalkan pukulan dan mempercepat tempo di depan net. “Saya sebagai pelatih hanya bisa memotivasi dia, meskipun di beberapa seri Djarum Sirnas kemarin hasilnya kurang maksimal, saya yakin Ana selalu mengeluarkan kemampuannya 100 persen di tiap pertandingan,” ujarnya.

Pada babak pertama besok (13/6) Ana sudah ditunggu tunggal Singapura, Gu Juan yang juga bermain ganda bersama dengan Chen Jiayuan. Untuk menghadapi laga ini, Ana mengaku harus lebih waspada dan siap capek karena lawan sulit untuk ditaklukan. “Targetnya bisa terus bermain baik, besok lawan Gu Juan saya harus bermain terus semangat karena pola permainan Gu Juan cukup sulit untuk dimatikan,” tandasnya.

Sumber : suaramerdeka.com

Monday, June 11, 2012

Taklukkan Errani, Sharapova Juara Prancis Terbuka

Taklukkan Errani, Sharapova Juara Prancis Terbuka
Petenis asal Rusia Maria Sharapova mengangkat piala, setelah menjuarai Perancis Terbuka 2012 dengan mengalahkan Sara Errani dalam final yang berlangsung di stadion Roland Garros, Paris, (9/6).
Paris - Maria Sharapova berhasil meraih gelar juara pada turnamen tenis Prancis Terbuka 2012. Petenis Rusia itu menumbangkan petenis unggulan ke-21 Sara Errani 6-3, 6-2 dalam partai final yang berlangsung Sabtu, 9 Juni 2012.

Gelar ini membuat ia total sudah mengemas 27 gelar sepanjang kariernya, di mana empat di antaranya adalah gelar Grand Slam. "Saya percaya pada permainanku," kata Sharapova, seperti dikutip kantor berita AP, Sabtu 9 Juni 2012.

"Saya pikir ini menjadi salah satu alasan saya berada di sini dengan gelar keempat di Roland Garros karena saya selalu percaya bisa menjadi pemain yang lebih baik," ucap dia.

Gelar ini melengkapi koleksi Grand Slam yang sebelumnya diraih petenis berusia 25 tahun tersebut. Ia meraih gelar pertama Grand Slam yang diraih Sharapova adalah Wimbledon pada 2004. Selanjutnya, AS Terbuka 2006 dan Australia Terbuka 2008. Dengan tambahan gelar Prancis Terbuka 2012 ini petenis Rusia itu masuk dalam sepuluh petenis yang memenangi semua turnamen besar, bergabung dengan pemain seperti Chris Evert, Martina Navratilova, Serena Williams, dan Billie Jean King.

Sharapova juga memastikan kembali ke peringkat 1 WTA saat lolos ke babak final mulai awal pekan depan menggeser posisi Victoria Azarenka. Ini merupakan posisi puncak pertamanya setelah terlempar pada Juni 2008.

Sementara itu, Errani sudah meraih gelar di Roland Garros melalui nomor ganda, Jumat, 8 Juni 2012. Ia juga masuk posisi 10 besar. Errani mengakui keunggulan Sharapova yang banyak mengumpulkan angka lewat pukulannya.

"Dia memenangi banyak angka lewat servis dan dalam dua atau tiga pukulan,'' kata Errani. "Sangat sulit menghadapinya. Saya tak bisa bermain panjang seperti yang saya inginkan."

Sumber : TEMPO.CO

Saturday, June 9, 2012

Djokovic Tantang Rafael Nadal di Final Perancis Terbuka

Djokovic Tantang Rafael Nadal di Final Perancis Terbuka
JAKARTA - Petenis nomor satu dunia, Novak Djokovic, dengan mudah meraih tiket final Perancis Terbuka, Jumat (8/6/2012). Melawan pemain nomor tiga dunia, Roger Federer, unggulan utama asal Serbia ini menang 6-4, 7-5, 6-3.

Ini adalah final pertama Djokovic di Roland Garros. Di partai puncak grand slam lapangan tanah liat ini, Djokovic akan menghadapi unggulan kedua dari Spanyol dengan status juara bertahan, Rafael Nadal, yang menyingkirkan rekan senegaranya, David Ferrer.

Dengan hasil ini, Djokovic, yang sudah merengkuh gelar di Wimbledon, AS Terbuka, dan Australia Terbuka, semakin dekat dengan sejarah sebagai petenis yang merengkuh empat grand slam secara beruntun - menyamai prestasi Rod Laver.

Sedangkan bagi Federer, ini berarti dia gagal menambah koleksi trofi grand slam, setelah tercatat sebagai pemain dengan gelar grand slam terbanyak yaitu 16 - trofi terakhir diraih di Australia Terbuka 2010.

Namun, bukan perkara mudah bagi Djokovic ketika bertemu Nadal di partai final, Minggu (10/6/2012). Pasalnya, Nadal yang kini mengoleksi 52 kemenangan di Roland Garros, juga sedang berburu sejarah sebagai petenis pertama yang tujuh kali juara Perancis Terbuka.

"Saya senang bisa sampai final di sini, selalu sulit bermain melawan Federer," ujar Djokovic, yang rekor 43 kemenangannya secara beruntun dihentikan Federer di babak serupa (semifinal) di Roland Garros pada 12 bulan silam. "Merupakan sebuah impian berada di final, tetapi Rafa, yang selalu bermain bagus di sini, akan tetap jadi favorit."

Sumber : TRIBUNNEWS.COM

Sharapova vs Errani di Final Prancis Terbuka 2012

Sharapova vs Errani di Final Prancis Terbuka 2012
PARIS - Petenis Rusia, Maria Sharapova akhirnya bisa melaju hingga final di turnamen tenis Grand Slam Prancis Terbuka. Sharapova akan bertanding di final Roland Garros untuk pertama kalinya setelah di semifinal menaklukkan unggulan keempat Petra Kvitova straight set 6-3, 6-3 di center court Philippe Chatrier, Kamis (07/06/12) malam waktu Indonesia.

Sharapova, yang sudah merebut tiga turnamen grand slam lainnya, dua tahun terakhir selalu mentok, maksimal di semifinal. Tahun lalu, Sharapova kalah dari Li Na sedang tahun 2010, dia kalah di babak ketiga dari Justine Henin.

Di final, Sharapova harus menaklukkan Sara Errani jika ingin menjadi petenis putri ke-10 yang bisa menjuarai turnamen grand slam.

Errani, yang asal Italia, menundukkan finalis Prancis Terbuka 2010, Samantha Stosur 7-5, 1-6, 6-3.

sumber : TRIBUNNEWS.COM

Rafael Nadal Melaju ke Final Perancis Terbuka

Rafael Nadal Melaju ke Final Perancis Terbuka
PARIS - Rafael Nadal selangkah lebih dekat menuju rekor baru di ajang Perancis Terbuka, setelah menjejakkan kaki di partai final grand slam lapangan tanah liat tersebut, Jumat (8/6/2012). Pemain nomor dua dunia ini menaklukkan kompatriotnya dari Spanyol, David Ferrer, untuk mengincar gelar ketujuh di Roland Garros.

Dalam duel sesama pemain "El Matador" ini, Nadal terlalu perkasa karena hanya kehilangan lima game. Si kidal yang mendapat julukan raja lapangan tanah liat tersebut menang mudah 6-2, 6-2, 6-1, sekaligus membuktikan bahwa dirinya pantas untuk difavoritkan untuk mempertahankan gelar turnamen ini.

Di final, Minggu (10/6/2012), Nadal menunggu pemenang antara unggulan utama dari Serbia, Novak Djokovic, dengan unggulan ketiga dari Swiss, Roger Federer. Kedua pemain ini baru akan bertanding pada siang pukul 13.00 waktu setempat, atau Sabtu dini hari WIB.

Bagi Nadal, kini dia sudah di ambang sejarah sebagai petenis pertama yang bisa merengkuh tujuh trofi di Roland Garros. Saat ini pemain berusia 25 tahun tersebut, yang mengincar gelar ke-11 di ajang grand slam, sejajar dengan petenis legendaris Swedia, Bjorn Borg, yang enam kali jadi juara di sini.

Sedangkan bagi Ferrer, yang mendapat sebutan "The Bulldozer", hasil ini semakin memperburuk rekor pertemuannya dengan Nadal, yang memperpanjang rekor kemenangan di Perancis Terbuka menjadi 51-1 (satu-satunya kekalahan itu diterima dari petenis Swedia, Robin Soderling, di babak keempat tahun 2009). Petenis berusia 30 tahun, yang untuk pertama kalinya menembus semifinal Perancis Terbuka, kalah 16 kali dari total 20 pertemuan mereka.

sumber : TRIBUNNEWS.COM

Sony Dwi Kuncoro Tunggu Lin Dan di Semifinal Thailand Open

Sony Dwi Kuncoro Tunggu Lin Dan di Semifinal Thailand Open
JAKARTA - Sony Dwi Kuncoro melaju ke semifinal turnamen bulu tangkis Thailand Terbuka Grand Prix Gold. Dalam duel babak delapan besar, Jumat (8/6/2012), tunggal putra Pelatnas ini menang dengan skor mencolok 21-6, 21-8 atas unggulan ke-12 dari India, Sourabh Varma.

Di babak empat besar turnamen berhadiah 120.000 dollas AS ini, Sabtu (9/6/2012), Sony kemungkinan besar bertemu unggulan utama dari China, Lin Dan. Peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 tersebut punya peluang yang sangat besar untuk mengalahkan lawannya dari Taiwan, Chun Shih Kuei.

Dari sektor ganda campuran, dua wakil Indonesia tersingkir di perempat final. Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irawati tak mampu meruntuhkan tembok China Jiaming Tao/Tang Jinhua, yang menang 21-11, 21-12. Kekalahan juga dialami unggulan ketujuh, Fadhilah Irfan/Anggraini Weni, yang kalah 11-21, 15-21 dari unggulan keempat asal Singapura, Danny Bawa Chrisnanta/Yu Yan Vanessa Neo.

Di sektor ganda putri pun, dua wakil sudah tersingkir, yaitu Vita Marissa/Nadya Melati dan Imawan Gebby Ristiyani/Nuraidah Tiara Rosalia. Harapan tinggal ditujukan kepada unggulan kedelapan Suci Rizky Andini/Della Destiara Haris, yang baru akan bermain. Tetapi pasangan ini akan bertemu unggulan utama dari China, Huan Xia/Tang Jinhua.

Dari sektor ganda putra, satu pasangan sudah tersingkir, yaitu Rahmad Adianto/Angriawan Berry. Mereka menyerah 17-21, 21-16, 13-21 dari unggulan pertama asal China, Liu Xiaolong/Qiu Zihan. Masih ada satu pasangan yang belum bermain, yaitu unggulan keenam Ricky Karanda Suwardi/Muhammad Ulinnuha, yang akan menantang unggulan ketiga dari Korea, Kim Ki Jung/Kim Sa Rang.

sumber : TRIBUNNEWS.COM

Maria Sharapova Bakal Kesulitan Kalahkan Errani

Maria Sharapova Bakal Kesulitan Kalahkan Errani
PARIS - Petenis tunggal putri Maria Sharapova tengah menapaki saat membahagian kembali. Menaklukkan Petra Kvitova di babak semi final turnamen grand slam Prancis Terbuka 2012, tinggal selangkah lagi baginya untuk menyempurnakan raihan prestasi dalam dua pekan terakhir.

Pada final tunggal putri malam ini WIB di Roland Garros, Masha, sapaan akrabnya, akan bersua si kuda hitam, Sara Errani. Nama terakhir melaju ke partai terakhir setelah menumbangkan juara AS Terbuka dan mantan runner up Prancis Terbuka, Samantha Stosur dengan 7-5, 1-6, 6-3.

Menilik peringkat, seharusnya tak sulit bagi Masha untuk memenangi gelar juara di partai malam hari ini. Maklum, Errani adalah unggulan ke-21, sementara Masha kedua, dan kini sudah berstatus petenis nomor satu dunia.

Ambisi Sang Ratu tak lain adalah juara dan membuktikan kapasitasnya sebagai pemain yang telah kembali lagi dari keterpurukan akibat cedera. "Status ini membuatku gembira, dan saya akan menyempurnakannya dengan gelar juara. Paling tidak, momentum tersebut sudah datang, dan saya tinggal memanfaatkan itu. Sungguh luar biasa berada di babak final untuk kali pertama, karena sebelumnya saya selalu kalah pada dua partai semi final," ujar Masha.

Lawan Masha tidak mudah. Errani selalu menunjukkan kemampuan hebat. Sampai pada babak perempatfinal Australi Terbuka, Errani tak pernah melangkah lebih jauh dari babak ketiga di sebuah turnamen grand slam.

Sampai pada pekan ini, dia memiliki catatan selalu kalah dalam 28 pertemuan dengan pemain top 10. Barulah di Prancis Terbuka ini, ia menuai kemenangan dari dua pemain top 10, yakni Samantha Stosur (6) dan Angelique Kerber (10).

Spirit Errani mekin menggebu, karena ia baru saja meraih gelar ganda putri bersama Roberta Vinci, setelah menekuk Maria Kirilenko/Nadia Petrova, 4-6, 6-4, 6-2. Ini berarti, ia memiliki kesempatan untuk merengkuh gelar ganda, sama seperti yang pernah dilakukan terakhir kali oleh Mary Pierce di tahun 2000.

"Saya tak menyangka bisa sejauh ini, tapi inilah yang akan membuatku bermain tanpa beban. Sama seperti Masha, kesempatan ini sangat langka, dan saya akan memastikan itu tak akan terbuang percuma," kata Errani.

Tak heran, pertarungan antara dua petenis cantik tersebut malam ini layak menjadi tontonan menarik. Keduanya punya keunggulan pada footwork dan servis yang keras.

Sumber : TRIBUNNEWS.COM

Sony Dwi Kuncoro Jinakkan Lin Dan

Sony Dwi Kuncoro Jinakkan Lin Dan
BANGKOK - Tunggal putera Sony Dwi Kuncoro membuat kejutan dengan mengalahkan jagoan China, Lin Dan di semifinal Thailand Terbuka GPG, Sabtu.

Sony yang tidak diunggulkan mengalahkan Lin Dan yang diunggulkan di tempat pertama dalam dua game 21-17 21-16. Ini merupakan kemenangan kedua Sony dalam 11 pertemuan.

Kemenangan pertama Sony atas Lin Dan terjadi di Malaysia Open 2003 lalu. Ketika itu Sony menang 15-11 15-7.

Di final Sony akan menghadapi pemain China lainnya, Chen Yuekun yang menyingkirkan pemain China lainnya Gao Huan 21-14 21-15. Sony menjadi satu-satunya wakil Indonesia di final.

Sumber : TRIBUNNEWS.COM

Maria Sharapova Rebut Juara Perancis Terbuka

Maria Sharapova Rebut Juara Perancis Terbuka
Maria Sharapova mengakhiri penantiannya untuk menjadi juara Perancis Terbuka. Si cantik asal Rusia tersebut merengkuh trofi Roland Garros, setelah menang straight set 6-3, 6-2 atas pemain Italia, Sara Errani, di partai final, Sabtu (9/6/2012).

Ini menjadi gelar pertama Sharapova di grand slam lapangan tanah liat tersebut. Unggulan kedua tersebut melengkapi kesuksesannya menjadi pemain nomor satu, dengan menyabet semua gelar grand slam sepanjang kariernya.

Menjadi juara di Roland Garros ini membuat Sharapova melengkapi koleksi trofi grand slam. Sebelumnya, dia sudah juara di Wimbledon pada 2004, disusul AS Terbuka 2006 dan Australia Terbuka 2008. Dengan demikian, Sharapova menjadi petenis wanita ke-10, yang berhasil menjuarai empat grand slam.

Sedangkan bagi Errani, hasil ini menjadi anti-klimaks sejumlah kejutan yang dilakukannya hingga mencapai partai final. Pemain dengan postur paling pendek di tour, yaitu 1,64 meter ini, gagal melanjutkan perjalanannya yang fantastis setelah menyingkirkan dua mantan juara di Roland Garros, Ana Ivanovic (juara 2008) dan Svetlana Kuznetsova (2009), sebelum menghentikan juara AS Terbuka 2011 yang juga finalis tahun 2010, yaitu Samantha Stosur, di semifinal.

Meskipun gagal, tetapi Errani menunjukkan permainan yang bagus. Unggulan ke-21 ini menyulitkan Sharapova melalui beberapa pukulan voli dan slice forehand, serta droshot. Akan tetapi, semua itu tak cukup untuk menghentikan Sharapova, yang sejak meraih tiket ke final sudah pasti menggeser petenis Belarusia, Victoria Azarenka, dari posisi puncak WTA.

Sumber : TRIBUNNEWS.COM

Friday, June 8, 2012

French Open: Sharapova hadapi Errani di Final

French Open: Sharapova hadapi Errani di Final
Maria Sharapova dan Sara Errani akan bertanding di final turnamen tenis Prancis Terbuka, Sabtu (08/6), yang merupakan pertemuan pertama dua petenis berusia 25 tahun itu.

Unggulan kedua dari Rusia Sharapova maju ke final setelah mengukir angka kemenangan 6-3, 6-3 atas unggulan keempat Petra Kvitova dari Republik Ceko sedangkan unggulan ke-21 Errani dari Italia menyudahi harapan unggulan keenam dari Austria, Samantha Stosur 7-5, 1-6, 6-3.

Pencapaian itu merupakan tertinggi bagi Sharapova, yang berusaha meraih kembali posisi puncak peringkat dunia yang pernah disandangnya pada 2008, sebelum mengalami cedera bahu yang meluluhkan karirnya.

Juara Wimbledon 2004, AS Terbuka 2006 dan Australia Terbuka 2008 itu akan menjadi petenis ke-10 puteri yang melengkapi gelar Grand Slam, bila ia menang pada pertandingan final Sabtu dan merupakan pertama di Roland Garros.

Errani, yang tidak termasuk di antara petenis favorit untuk meraih gelar di Paris kendati sudah memenangi tiga laga turnamen di lapangan tanah liat, akan tampil pada babak final Grand Slam untuk pertama kalinya.

Bila ia memang, maka ia akan menjadi petenis puteri kedua Italia yang memenangi Prancis Terbuka, setelah Francesca Schiavone dua tahun lalu.

Sharapova menjadi petenis favorit dalam laga final itu dan bila ia menemukan bentuk permainan seperti ketika ia melawan juara Wimbledon Kvitova, maka Errani harus berjuang keras dan mengeluarkan segenap tenaganya untuk menghadapinya.

Sharapova, dengan tinggi 188 cm, dan Kvitova, hanya lima centimeter lebih pendek, sama-sama berjuang dalam laga di lapangan Philippe Chatrier, terlebih ketika angin berhembus ke lapangan mempengaruhi laju bola yang di pukulan mereka.

Tetapi Sharapova dengan cepat mengatasi situasi, berhasil memukul bola tepat ke lapangan dan tidak keluar dari garis dan dengan kekuatan penuh menerapkan taktiknya dalam menggulung lawannya.

Petenis Rusia itu membuat dua kali lipat "winners" dari yang dibuat Kvitova dan dia berhasil mengatasi kesalahan dan melakukannya sembilan kali kendati angin berhembus kencang.

Kemenangan itu merupakan balas dendam manis bagi Sharapova, yang dikalahkan lawannya dari Ceko dua set pada pertandingan final di Wimbledon tahun lalu.

"Rasanya amat takjub dapat maju ke putaran final. Saya sudah berada dua kali di semi final dan saya selalu bermimpi untuk dapat maju ke final," kata Sharapova.

"Ini kemenangan amat khusus. Setelah mengalami cedera dan operasi bahu, peringkat saya keluar dari 100 besar dunia. Saya berpikir kalau sebelumnya saya dapat berada di urutan puncak peringkat dunia, maka saya harus dapat melakukannya lagi," katanya.

Sedangkan Errani memupus harapan Stosur untuk menjadi petenis puteri Australia pertama yang memenangi Prancis Terbuka, sejak Margaret Court pada 1973.

Dua tahun lalu, ia menjadi petenis puteri pertama Australia yang maju ke babak final di Paris sejak Wendy Turnbull pada 1979, tapi ketika itu ia kalah dua set atas Schiavone.

Pertandingan itu merupakan momentum luar biasa bagi Errani, yang berhasil membuktikan ia mampu bermain solid terutama pada set ketiga, sehingga lawannya dari Australia itu berjuang keras mengatur irama permainannya.

Kemenangan atas juara bertahan AS Terbuka Stosur, menyusul kemenangan sebelumnya atas dua juara di tempat sama - Ana Ivanovic dan Svetlana Kuznetsova - dan Errani mengakui ia tidak menyangka dapat melangkah begitu jauh dalam turnamen itu.

"Ini amat menakjubkan bagi saya. Saya tidak menyangka akan sampai pada babak final," katanya.

"Saya amat gembira dengan semua pertandingan yang saya lakoni di Paris Terbuka. Saya berhasil melakukan permainan yang bagus," katanya.

"Tapi ini masih belum berakhir. Masih ada satu pertandingan lagi dan saya harus memikirkan dan fokus pada laga terakhir itu. Itu yang paling penting," katanya.

Sumber : merdeka.com

Site Search