Your Ad Here

Pendiam Yang Jago Bola

Sosoknya memang terbilang pendiam. Tetapi ketika mendapatkan bola, maka ia membuat ribut sektor sayap.

3 Taekwondo Solo ke Korea

SOLO - Tiga taekwondoin Solo bakal bertolak ke Korea, Jumat (8/6).

Dragracer Bike

SEMARANG - Kota Semarang akan kembali menjadi tempat persinggahan pembalap-pembalap nasional.

Arema Abaikan NLB PSSI

MALANG - Nota Larangan Bermain (NLB) yang dijatuhkan PSSI kepada dua pemain Arema Indonesia yakni Hermawan dan Eka Hera tidak dihiraukan manajemen tim berjuluk Singo Edan itu.

Ukraina Tumbang

INGOLSTAND - Hasil berbeda ditorehkan dua kontestan Euro 2012, Ukraina dan Swedia dalam uji coba terakhir jelang turnamen.

Wednesday, February 27, 2019

Presiden Beri Bonus Timnas Indonesia U-22

Timnas U-22 di Istana

Jakarta, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan bonus sebesar 200 juta untuk masing-masing pemain Timnas Indonesia U-22 usai menjadi juara Piala AFF U-22 2019.

Kepastian bonus itu diungkapkan Jokowi saat menerima para pemain, ofisial pelatih, dan ofisial tim Timnas Indonesia U-22 di halaman tengah Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (28/2) siang. Kehadiran Timnas Indonesia U-22 juga ditemani Menteri Pemuda dan Olahraga Iman Nahrawi dan Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria.

"Kemarin Menpora kasih bonus berapa? Masing-masing 65 juta ya? Ya sudah dari saya masing-masing dapat 200 juta. Pelatih dan asisten pelatih juga dapat. Dokternya juga," ucap Jokowi. 

Jokowi berharap tambahan bonus ini bisa menjadi motivasi bagi para pemain Timnas Indonesia U-22 agar kembali mencetak prestasi bagi Tanah Air. Selanjutnya tim asuhan Indra Sjafri akan tampil pada babak kualifikasi Piala Asia U-23 2020 di Vietnam, akhir Maret 2019.


"Kami harap Bagas [Adi], Marinus [Wanewar], dan kawan-kawan betul-betul membawa semangat ini. Jangan sampai redup, ya Pak [Indra] Sjafri, sehingga prestasi ini menjadi sebuah sejarah baru, generasi baru bagi kebangkitan sepak bola Indonesia," ucap Jokowi. 

Jokowi juga kembali mengucapkan selamat kepada Timnas Indonesia U-22. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu senang atas prestasi Timnas Indonesia U-22 karena tak hanya memberi kebanggaan bagi Indonesia, namun juga menjadi titik balik kebangkitan sepak bola Merah Putih. 

"Kami harapkan kebangkitan sepak bola Indonesia dimulai dari titik ini. Piala AFF sudah, selanjutnya kami harapkan AFC juga dapat. Nanti juga SEA Games di akhir tahun," ujar Jokowi. 

Sebelumnya Jokowi menganggap kemenangan Timas Indonesia U-22 sebagai perwujudan Indonesia yang memiliki semboyan Bineka Tunggal Ika.

"Kemenangan ini juga menjadi pengejawantahan Bineka Tunggal Ika yang sebenar-benarnya, karena para pemain Timnas Indonesia U-22 berasal dari berbagai daerah, suku, dan agama. Di lapangan, perbedaan itu menjelma menjadi harmoni dan kekuatan yang menghasilkan gelar juara," ucap Jokowi.

Sebelumnya, Timnas Indonesia U-22 juga mendapat bonus total 2,1 miliar dari Kemenpora setelah berhasil mengalahkan Thailand 2-1 pada final Piala AFF U-22 2019. 

Saturday, October 6, 2012

Azarenka Melaju ke Semifinal

Azarenka Melaju ke Semifinal

Beijing - Petenis nomor satu dunia, Victoria Azarenka, lolos ke babak semifinal Turnamen Tenis Cina Terbuka, Jumat, 5 Oktober 2012. Pemain asal Belarus itu mengalahkan Romina Oprandi dari Swiss dengan skor 6-2, 6-0.

Azarenka menyelesaikan permainan dengan 6 break-point di set kedua. Pertandingan berakhir selama 55 menit. Seolah Oprandi tak bisa berkutik dalam permainan itu. Padahal, di putaran ketiga, petenis asal Swiss itu bisa mengalahkan mantan juara Ana Ivanovic.

Perempuan berusia 23 tahun itu sukses melalui empat tahap pertandingan selama sepekan ini. Azarenka mengalahkan Elena Vesnina dengan skor 6-3, 6-3 di babak ketiga. Sebelumnya, di babak kedua, ia menang atas petenis Jerman, Sabina Lisicki, dengan skor 6-4, 6-2, dan di babak pertama, ia menang 6-1, 6-0 atas Alize Cormet.

Dalam setahun ini, ia telah meraih empat gelar, termasuk gelar Grand Slam yang didapatnya dari Turnamen Australia Terbuka.

Selanjutnya, Azarenka akan bertanding di babak semifinal besok. Ia akan melawan pemenang pertandingan antara Marion Bartoli (Prancis) dan Carla Suarez Navarro (Spanyol).

Sumber : TEMPO.CO

Kolam Renang PON Dilebarkan untuk Islamic Games

Perenang Sumsel M. Akbar Nasution melaju meninggalkan lawannya saat bertanding pada final nomor 400 meter gaya ganti perseorangan putra di stadion aquatik, Komplek Olahraga Rumbai, Riau, (9/9).
Kolam Renang PON Dilebarkan untuk Islamic Games

Jakarta- Wakil Ketua Penyelenggara Islamic Solidarity Games Ke-3 Riau 2013, Ahmed Solihin, mengungkapkan terdapat dua tempat olahraga yang akan diubah. Keduanya adalah kolam renang di Rumbai, dan gedung untuk pertandingan karate di Pekanbaru. "Perubahan ini bisa kami atasi dan tidak ada masalah yang bisa membuat penyelenggaraan pesta olahraga itu batal," kata Ahmed, Jumat, 5 Oktober 2012.

Pada Pekan Olahraga Nasional lalu, kolam renang di Aquatic Center Rumbai hanya untuk delapan lintasan. Padahal aturannya kolam renang harus bisa untuk sepuluh lintasan. Karena itulah, kolam renang di Rumbai akan dilebarkan. "Bukan berarti kesepuluh lintasan itu akan dipakai. Lintasan yang dipakai tetap delapan," tutur Ahmed.

Alasan pelebaran karena dua lintasan paling pinggir yang terletak dekat dinding, tidak ideal dipakai lomba. Percikan air dan gelombang akibat gerakan perenang akan membuat membentur tembok dan berbalik ke arah perenang. Kondisi itu bisa merugikan perenang di dua lintasan samping tembok.

Sementara itu, gedung tempat pertandingan karate dinilai terlampau sempit sehingga akan dipindahkan ke tempat yang lebih besar. Sebelumnya, tempat pertandingan karate berlokasi di GOR Tribuana Pekanbaru. Panitia Penyelenggara ISG berencana mencari tempat yang lebih lebar. Hingga kini belum diperoleh tempat pengganti dan panitia masih menjajaki sejumlah tempat alternatif pengganti.

Islamic Solidarity Games adalah pesta olahraga empat tahunan yang diikuti para atlet elite dari negara-negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI). Penyelenggaraan pesta olahraga ini di bawah payung The Islamic Solidarity Games Federation (ISSF).

Islamic Solidarity Game Ke-1 diselenggarakan di Arab Saudi, 2005. Saat ini terdapat 57 negara anggota OKI. Atlet non-muslim dari negara anggota OKI tersebut diperbolehkan ambil bagian pada pesta olahraga ini.

Islamic Solidarity Games Ke-2 dijadwalkan berlangsung di Iran pada Oktober 2009, dan kemudian dijadwalkan lagi pada April 2010. Namun pehelatan kedua ini akhirnya dibatalkan karena perselisihan antara Iran dan negara-negara arab soal logo.

Waktu itu Iran menggunakan Teluk Persi sebagai logo, yang kemudian ditentang oleh negara-negara Arab. Penentangan itu disebabkan soal nama, yang menurut negara-negara rab teluk itu adalah Teluk Arab dan bukan Teluk Persi.

Pada Islamic Soilidarity Games I, Indonesia menempati urutan ke-18 daftar perolehan medali dengan meraih 1 medali emas, 1 perak, 2 perunggu. Posisi pertama ditempati tuan rumah Saudi Arabia dengan 23 emas, 17 perak, 19 perunggu.

Sumber : TEMPO.CO

Site Search